welcome to my blog

Eka Nirwana Puspasari

Jumat, 18 November 2011

Progress of Business English Tasks

Export furniture : Furniture product type, form, design, colour and materials demand by consumers.
Destination country of Export : The United States

I have been sent an email to consule United States, to request information about export import activities in there.

That's all i'm doing just now :D

Kamis, 10 November 2011

10 November 2011

Apa arti pahlawan buat kalian?
Mungkin hanya menyinggung hal ini saat hari ini datang saja, dan saat hari ini tiba berbondong lah (termasuk saya) orang-orang mengkoarkan isi pikirannya bahwa perlulah menghargai jasa para pahlawan
Janganlah hanya berbicara di mulut saja untuk mengenang jasa para pahlawan tetapi lakukanlah tindakan yang berarti bagi diri atau lingkungan sekitar kalian.
Para pahlawan memperjuangkan dengan berpeluh keringat hingga mencapai negeri yang seperti ini. Tapi apa yang kita lakukan terhadap negeri ini?
Sebagai generasi penerus atau agent of change kita harus bisa berlaku seperti adanya perjuangan pahlawan pada saat dulu
SELAMAT HARI PAHLAWAN hargailah jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kita dan lanjutkan perjuangannya jangan hanya dalam mulut saja

umm sepertinya saya tidak perlu (bisa) menulis terlalu panjang lagi karena sesuatu hal hehe :D

code.....

Awan kelabu pun pergi seiring datangnya mentari
Datang dan mencoba menyinari bumi dengan segenggam harap akan terus dapat memberikan cahayanya
Cinta jatuh, lalu mulai untuk jatuh cinta
Datang dan mencoba untuk tidak membuatnya jatuh kembali 
Tapi dengan sejuta maaf harus mengucap 2 kali kata 'tidak' untuk ini
Bukan karena tidak bisa mengatakan 'ya' tetapi karena kata 'ya' itu yang dapat menjatuhkan cinta itu kembali di hari nanti
Tidak terburu-buru untuk mengucap kata 'ya' dan juga tidak sembarangan berkata 'tidak'
Mungkin suatu saat kata 'tidak' itu dapat berubah dengan perubahan yang cukup meyakinkan untuk berkata 'ya'
Dan tak ada kata yang bisa terucap selain 'maaf' untuk kali ini aku tak bisa
-20's

Jumat, 28 Oktober 2011

Sakit hati adalah ketika ada yang berkata "Gue ga suka lo deket / temenan sama dia, dia kann.........."


dan


Rasa senang adalah ketika kita dapat tertawa lebar setelah roda itu berputar

Sumpah Pemuda !!

28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia bersumpah atas negaranya karena perjuangannya untuk negeri tercinta ini. Mungkin ada sebagian orang yang lupa tentang isi sumpah pemuda.

Sumpah pemuda merupakan bukti bahwa bangsa Indonesia telah ada, karena itu seharusnya rakyat Indonesia merayakan hari kelahiran bangsa ini yang telah diperjuangkan. Perjuangan rakyat selama ratusan tahun di tindas oleh kolonial yang melahirkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat orang Indonesia asli dan akhirnya mencapai kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Teks supah pemuda :
1.    Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
2.    Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
3.    Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Satu Tanah Air, Bangsa, dan Bangsa

Hem sebelum membahas tentang ini apa kalian hafal teks sumpah pemuda? Yaaa setidaknya kalian memahami isinya lalu mengaplikasikannya ke kehidupan sehari – hari.


1.    Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
2.    Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
3.    Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Dewasa ini, mungkin teks singkat di atas pernah kalian dengar saat upacara 28 Oktober. Tetapi apakah kalian memahami benar isi dari teks di atas? Atau di antara kalian ada yang sudah pernah mengaplikasikannya? Kalau itu benar, berarti kalian adalah benar – benar rakyat yang sangat menjunjung tinggi nasionalisme.

Dimulai dari yang pertama, “kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia” kenyataannya saat sekarang ini banyak remaja yang lebih menyukai bangsa lain daripada bangsa sendiri. Padahal bangsa kita ini memiliki keunikan dalam berbudaya karena memiliki ciri khas tersendiri dalam daerahnya. Bagaimana kita menghadapi tatanan hidup masyarakat yang sudah menjamur saat ini? Sebenarnya bisa kita mulai dari hal kecil, contoh, paling tidak setiap pemuda atau pemudi mengetahui kebudayaan daerah asal masing – masing. Akan lebih baik jika mengetahui tarian daerah atau bahasanya. Kalau dari hal kecil seperti ini saja sudah banyak yang mengabvaikan bagaimna untuk hal besar? Itu tidak akan membuat perubahan besar untuk bangsa ini.

Kedua, “kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia” jelas tertulis di dalam teks tersebut adalah berbangsa yang satu. Kenyataannya adalah……. apa masih bisa disebut dengan bangsa yang satu apabila masih ada perang antar daerah karena memperebutkan wilayah, atau contoh yang sering terjadi antar pelajar yang saling adu mulut? Yaaaa kita skip dulu soal itu. Bagaimana bisa berbangsa satu kalau kita lebih cinta dengan bangsa lain. Tapi saat bangsa sendiri di jajah, banyak yang mengajukan untuk perang dengan bangsa yang telah menjajah. Hem enak sekali yah, dulu pemuda memperjuangkan dengan penuh tumpah darah melawan kolonial, tapi sekarang malah pada genjar untuk berperang. Nasionalisme kita hanya timbul apabila ada event tertentu saja. Contohnya sepak bola, coba kalian lihat apabila ingin ada pertandingan tim nasional Indonesia, ramai berbondong – bonding membawa merah-putih ke hadapan tim lawan dengan sejuta semangat keoptimisan. Tapi pada saat pertandingan tim nasional mengalami kekalahan, kenasionalan itu musah seketika karena mulai menjelekan para pemain dan membuat kerusuhan.apakah itu yang disebut dengan berbangsa yang satu? Yaaa mungkin kalian bisa menjawabnya sendiri.

Ketiga, “kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia” sebelum membahas, coba cek isi rak buku kalian, apakah ada di dalamnya kamus lengkap bahasa Indonesia? Atau cara berbahasa Indonesia dan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar? Kenyataannya adalah banyak anak muda sekarang yang lebih percaya diri menggunakan bahasa asing. Memang bahasa asing itu penting, tapi lebih penting apabila tidak melupakan bahasa Indonesia. Kembali ke awal, ya mungkin di antara kalian lebih banyak kamus bahasa inggris, jepang, mandarin dan sebagainya. Dari contoh di atas masih banyak sekali rakyat Indonesia yang belum mengenal baik bahasa Indonesia. Terbukti dengan banyaknya siswa yang mengulang pada ujian nasional bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia itu sangat komplikatif dan bisa dibilang cukup rumit. Tak banyak orang yang memahami dengan benar bahasa Indonesia. Jadi, apakah kita sudah menjunjung tinggi bahasa persatuan? Pendapat yang berbeda mungkin muncul saat setelah membaca ini.

Saya menulis ini bukan berarti saya sudah sempurna dan mengerti tentang Negara ini, tetapi saya hanya berpendapat dengan realita yang ada sekarang. Saya juga hanya seorang manusia, saya juga belum totalitas mengaplikasikannya pada kehidupan sehari – hari, tetapi saya sangat mencintai kebudayaan Indonesia yang memilii berjuta pesona untuk saya pelajari. Saya hanya berharap nilai nasionalisme para pemuda saat ini sama dengan semangat pemuda pada zaman kolonial dulu. Dan dengan datangnta hari sumpah pemuda ini, bisa menjadikan pemuda lebih bisa berpikir rasional, nasionalis, dan demokratis. SEMANGAT SUMPAH PEMUDA !!!

Jumat, 21 Oktober 2011

Dalam hidup memang ada 2 pilihan, yaitu pilihan untuk maju atau mundur. Maju jika kita ingin melihat bahwa ada sisi kehidupan lain yang mungkin belum dapat kita rasakan saat ini atau mundur jika kita sudah takut untuk menatap dunia luar karena berbagai macam alasan.


Saat ini gue sedang berada di dalam pilihan hidup yang rumit. Entah harus maju atau mundur. Sudah 1,5 tahun gue berstatus mahasiswi prodi perdagangan internasional. Masih belum ada keyakinan yang mendorong untuk terus maju karena.... gue sendiri (kurang) engga tau prospek ke depannya gimana, lalu bidang yang ada di prodi ini bener-bener engga bersahabat sama gue. Contoh yang paling fatal 'akuntansi'. Mata kuliah ini berhasil bikin gue setengah gila (mungkin). Karena gue ngerasa paling 'ogeb' (dibalik bacanya) kalo di kelas, hmm walaupum banyak juga yang engga ngerti tapi setelah gue survei ternyata lebih baik mereka daripada gue. Itu buat gue putus asa waktu semester 1. Tapi entah kenapa pas nerima KHS nilai gue jadi B. Padahal gue sempat berpikir akan D. Sudahlah lewatkan masa suram itu.


Di semester 2 alhamdulillah lancar sekali, hem mungkin engga ada akun kali yaa... maka dari itu gue sempet yakin dengan prodi yang gue ambil ini dan bakal bisa menguasainya. 


Nah disini kegalauan akademik muncul. Masuk semester 3 sempet hopeless banget dan rencana lebih baik pindah ke swasta deh. Tau kan kenapa? yap! akuntansi lagi yang buat gue setres!! Dan sampai detik ini hingga mencapai waktu UTS, gue engga paham satupun sama apa yang dipelajari. Padahal kalo di kelas gue coba buat mengerti, tapi ya emang dari awalnya udah engga ber-basic akun kali ya. Tapi gue engga pasrah gitu aja. Tetep harus berusaha karena ini adalah salah satu pilihan hidup gue. 


Yap karena masalah yang satu ini gue berniat tahun depan untuk ikut ujian SNMPTN. Dan mulai sekarang kalo di rumah gue udah sering latihan lagi soal-soal IPA.. yaa engga bisa boong kalo gue cinta sama IPA dan terutama fisika. 


Hem lupakan soal SNMPTN lah, konsen ke yang gue lakuin saat ini. Lanjut. Jadi gue harus bisa meyakinkan diri gue bahwa ini adalah pilihan yang tepat buat gue. Hey sadarlah! dunia perdagangan saat ini sedang merajai bursa efek sist! Entah lo nanti mau jadi dokter atau arsitektur tetep aja pasti melewati dunia ini. So what am i supposed to do? jawabannya hanya gue yang tau. 


Hal yang sudah gue lakukan dari dulu adalah ikhtiar agar dapat mendapatkan jawaban. Saat ini gue jua sudah mulai browsing buat cari tau apa kerjaan gue nanti. Dan gue engga bisa mengubur dalam-dalam cita-cita gue dari kecil itu 'arsitek'. Gue bisa nanti kuliah arsitek atau jadi manajer mega proyek tata letak bangunan. Tapi kalo ditanya cita-citanya apa? itu adalah pertanyaan yang bikin gue bingung total. Kalo jawab arsitek, ya masa iya mau jadi arsitek kuliah manajemen -.-" tapi lucu juga di ganti deh cita-citanya -___-"


Yasudahlah itu semua bagaimana cara berpikir gue dalam menyikapi hidup gue ini haha. Gue kan hidup untuk masa depan gue. So, think if that's the best for me :)